Jumat, 15 Desember 2017

UNTUK WANITA YANG HATINYA KUSAKITI
(PART I)

Mengenai waktu yang tidak dapat aku kembalikan. Dari waktu aku belajar, karena waktu yang paling tabah dalam menghadapi hidupnya. Aku mengingat kembali lirik lagu yang dinyanyikan oleh Rossa dengan Judul Perawan Cinta"Terlambat kurasakan cinta, kepedihan kan menanti aku. Kesucian cintamu berdua telah ternoda haruskah merasa salah didiriku bila mencintaimu yang tlah berdua".

Haruskah merasa salah didiriku? Entah bagaimana dan dengan cara yang seperti apa aku meminta maaf kepadamu wahai wanita yang aku sakiti hatinya? Aku bingung akan memulai darimana untuk mengatakan maaf kepadamu. Apa yang harus aku lakukan untuk menebus semua dosa dan rasa bersalahku ini. 

Karena setiap harinya aku merasa sangat bersalah dan berdosa, tolong beritahu aku apa yang harus aku tebus untuk dosa-dosa ini. Aku tidak bisa menutup-nutupi keresahan batinku, jika kamu tidak terus bersamanya.

Aku sama sekali tidak bermaksud untuk merebutnya darimu. Kami tidak lebih dari sekedar permainan. Jika kamu tidak terus bersamanya aku merasa kamu membuatku seolah-olah merebutnya darimu.

Waktu tidak pernah salah. Dia memang sering menghadirkan luka, tetapi juga menyediakan pelipur lara di balik luka-luka itu. Waktu selalu menghadirkan makna dari setiap kejadian, baik senang maupun sedih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UNTUK WANITA YANG HATINYA KUSAKITI (PART I) Mengenai waktu yang tidak dapat aku kembalikan. Dari waktu aku belajar, karena waktu yang ...